Adakah Kebahagiaan dalam Rencana Genetik Kita (Emosi sebagai Rancangan Evolusioner)
Rp90.000
Buku ini mengajak pembaca menyelami pengalaman psikologis manusia melalui sudut pandang yang jarang digunakan: evolusi. Penulis menunjukkan bahwa baik emosi negatif seperti kecemasan dan kesepian, maupun emosi positif seperti kebahagiaan, kepuasan, dan rasa keterhubungan, semuanya memiliki akar biologis yang dalam serta fungsi adaptif yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Lewat tulisan-tulisan yang reflektif dan tajam, ia mengungkap bahwa setiap dorongan batin, konflik internal, dan pencarian makna bukanlah sekadar fenomena mental, melainkan bagian dari sistem psikologis yang telah berevolusi untuk membantu kita bertahan, berkembang, dan membentuk kehidupan sosial yang lebih selaras. Buku ini bukan hanya menawarkan wawasan ilmiah, tetapi juga membuka ruang kontemplatif—tempat pembaca diajak berdialog dengan dirinya sendiri secara lebih jujur, lebih lembut, dan lebih sadar akan warisan psikologis yang telah dibentuk oleh perjalanan panjang nenek moyang kita.
Adakah Kebahagiaan dalam Rencana Genetik Kita (Emosi sebagai Rancangan Evolusioner)
Rp90.000
Buku ini mengajak pembaca menyelami pengalaman psikologis manusia melalui sudut pandang yang jarang digunakan: evolusi. Penulis menunjukkan bahwa baik emosi negatif seperti kecemasan dan kesepian, maupun emosi positif seperti kebahagiaan, kepuasan, dan rasa keterhubungan, semuanya memiliki akar biologis yang dalam serta fungsi adaptif yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Lewat tulisan-tulisan yang reflektif dan tajam, ia mengungkap bahwa setiap dorongan batin, konflik internal, dan pencarian makna bukanlah sekadar fenomena mental, melainkan bagian dari sistem psikologis yang telah berevolusi untuk membantu kita bertahan, berkembang, dan membentuk kehidupan sosial yang lebih selaras. Buku ini bukan hanya menawarkan wawasan ilmiah, tetapi juga membuka ruang kontemplatif—tempat pembaca diajak berdialog dengan dirinya sendiri secara lebih jujur, lebih lembut, dan lebih sadar akan warisan psikologis yang telah dibentuk oleh perjalanan panjang nenek moyang kita.
- Detail Buku
- Tentang Penulis
- Review Buku
- Testimoni
Penulis Afthonul Afif
Penerjemah -
Dimensi13 x 20,5cm
Tebal260 halaman
CetakanPertama, 2025
ISBN/QRCBN978-623-6650-65-3
Finishingsoft cover
Stok 9 pcs

Afthonul Afif
Menyelesaikan pendidikan S2 dalam bidang psikologi klinis di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Bidang kajian yang ditekuni adalah psikologi positif, psikologi evolusioner, psikologi agama, dan psikologi lintas budaya, terutama dalam kaitannya dengan isu-isu kesehatan mental masyarakat. Keterlibatan sebagai trainer untuk Pastoral Counselor Formation sejak 2012 membuatnya dikukuhkan sebagai anggota kehormatan Asosiasi Konselor Pastoral Indonesia (AKPI) pada 2017. Sejumlah buku telah dihasilkan antara lain Identitas Tionghoa Muslim Indonesia (2012), Pemaafan, Rekonsiliasi dan Restorative Justice (2014), Teori Identitas Sosial (2015), Forgiving the Unforgivable (2019), Psikologi Suryomentaraman (2020), Eudaimonisme: Kebajikan, Aktualisasi Potensi dan Kebahagiaan (2023), Mengapa Kita Membutuhkan Agama? (2025), Logika Informal (2025), dan sejumlah karya terjemahan, suntingan, publikasi jurnal, dan book chapter. Selain untuk kegiatan penelitian dan kepenulisan, kini banyak mencurahkan waktunya untuk melakukan pendampingan psikologis khususnya melalui pendekatan konseling berbasis nilai (value-based counseling).
Review Pembaca (0)
Belum ada review
Testimoni Pembeli (1)
“Afif mengajak kita untuk tidak hanya membaca, tetapi juga merenung, tentang bagaimana setiap emosi, setiap konflik batin, dan setiap pencarian makna adalah bagian dari proses panjang yang membentuk manusia seperti kita hari ini”




