Penerbit Buku

Untitled (600 × 250 px)

Psikologi Jawa (Konseptualisasi Kawruh Jiwa Suryomentaram)

Rp81.000

BUKU PSIKOLOGI JAWA yang ditulis oleh Darmanto Jatman ini adalah sejenis usaha eksplisitasi gagasan mawas diri yang disorongkan oleh Ki Ageng Suryomentaram (Ilmu Kawruh Jiwa), yang menurut penulis buku ini memiliki perangkat paling lengkap dan kokoh untuk diuji kesahihan ilmiahnya dalam menyumbang gagasan humanisasi seperti disorongkan oleh ilmu-ilmu humaniora modern pada umumnya. Yakni sebuah usaha mengangkat pengetahuan Jawa pada taraf level diskursus keilmuan akademik yang tidak berangkat dari nalar cauvinistik kebudayaan, melainkan sebuah usaha serius untuk menyorongkan unsur ilmiah dan sistemik dari pengetahuan tersebut, yang memiliki ciri di satu sisi bisa menghindar dari jebakan sebagai semata imperatif moral maupun unsur mistik yang sering menyelimuti bangun objektivitas pengetahuan tradisi, maupun di sisi Iain merupakan sebuah usaha menjadikan gagasan Kawruh Jiwa sebagai ilmu Jawa yang siap uji dan berdialog dengan disiplin gagasan keilmuan Iain. Dan kita tahu karya Darmanto Jatman ini merupakan usaha dini dari tokoh intelektual kita yang bukan saja telah mengusir inferioritas kompleks di depan deretan grand theory keilmuan psikologi dunia, melainkan telah menapakkan kakinya melalui karya ini sebagai masterpiece cemerlang yang tak terbayangkan capaiancapaiannya dalam konteks masanya, yang oleh karenanya harus kita baca dan lanjutkan.

Tag:

Psikologi Jawa (Konseptualisasi Kawruh Jiwa Suryomentaram)

Rp81.000

BUKU PSIKOLOGI JAWA yang ditulis oleh Darmanto Jatman ini adalah sejenis usaha eksplisitasi gagasan mawas diri yang disorongkan oleh Ki Ageng Suryomentaram (Ilmu Kawruh Jiwa), yang menurut penulis buku ini memiliki perangkat paling lengkap dan kokoh untuk diuji kesahihan ilmiahnya dalam menyumbang gagasan humanisasi seperti disorongkan oleh ilmu-ilmu humaniora modern pada umumnya. Yakni sebuah usaha mengangkat pengetahuan Jawa pada taraf level diskursus keilmuan akademik yang tidak berangkat dari nalar cauvinistik kebudayaan, melainkan sebuah usaha serius untuk menyorongkan unsur ilmiah dan sistemik dari pengetahuan tersebut, yang memiliki ciri di satu sisi bisa menghindar dari jebakan sebagai semata imperatif moral maupun unsur mistik yang sering menyelimuti bangun objektivitas pengetahuan tradisi, maupun di sisi Iain merupakan sebuah usaha menjadikan gagasan Kawruh Jiwa sebagai ilmu Jawa yang siap uji dan berdialog dengan disiplin gagasan keilmuan Iain. Dan kita tahu karya Darmanto Jatman ini merupakan usaha dini dari tokoh intelektual kita yang bukan saja telah mengusir inferioritas kompleks di depan deretan grand theory keilmuan psikologi dunia, melainkan telah menapakkan kakinya melalui karya ini sebagai masterpiece cemerlang yang tak terbayangkan capaiancapaiannya dalam konteks masanya, yang oleh karenanya harus kita baca dan lanjutkan.

  • Detail Buku
  • Tentang Penulis
  • Review Buku
  • Testimoni

Penulis Darmanto Jatman

Penerjemah -

Dimensi14 x 20 cm

Tebal176 halaman

CetakanCetakan pertama, 2021 Cetakan kedua, 2023

ISBN/QRCBN978-623-6650-15-8

FinishingSoft Cover

Stok 130 pcs

Darmanto Jatman

Lahir pada tanggal 16 Agustus 1942 di Jakarta tetapi dibesarkan dan menyelesaikan kuliahnya di Yogyakarta. Setelah lulus sebagai Sarjana Psikologi Universitas Gadjah Mada, ia menjadi dosen di Fakultas Sosial Politik Universitas Diponegoro, Semarang. Di samping menjadi dosen, ia juga menjadi redaktur khusus di Majalah Tiara, sambil tetap terus menulis puisi. Sebagai salah seorang 'pendekar' Perpuisian Darmanto jatman pernah mewarnai acara 'Pengadilan Puisi' di Bandung tahun 1975, membaca puisi di TIM 22 September 1975 dan tahun 1980, di Adelaide Festival of Art 1980, Poetry Internasional Rotterdam, 1984 dan tempat-tempat lain. Penyair yang selama 1972/1973 tinggal di Hale Manoa Hawaii, 1973/1974 tinggal di Bali dan 1977/1978 di London ini pernah menerbitkan empat kumpulan puisi. yaitu Bangsat (1974), Sang Darmanto (1976), Ki Blakasuta Bla Bla (1980) dan Karto lya Bilang Mboten (1981). Keempatnya, ditambah dengan kumpulan puisi Golf untuk Rakyat yang berisi 5 kumpulan puisi diterbitkan oleh Bentang. Karya puisinya juga dimuat dalam bunga rampai Arjuna in Meditation (1976) yang disusun Harry Aveling, Laut Biru, Langit Biru (1977) disusun Ajip Rosidi, ASEAN Poetry (1978) Dewan Kesenian Jakarta, Ik wil nog duizer jaar leven (1979) Meulenhoff, Amsterdam dan Tonggak (1987) yang disusun Linus Suryadi AG. Bukunya yang lain, Perilaku Kelas Menengah Indonesia (kumpulan esai) diterbitkan oleh Bentang budaya (1966). Pada tahun 2010, Darmanto Jatman mendapat peng-hargaan Anugerah Satyalencana Kebudayaan dari pemerin-tah RI, setelah sebelumnya diganjar Anugerah Satyalencana Karya Satya (2002) dan The SEA Write Award (2002). Ketika buku ini dicetak kembali tahun 2010, Darmanto Jatman telah bergelar Professor, sudah purna tugas dari Universitas Diponegoro, dan menjadi Dekan Fakultas Psikologi Universitas Setia Budi, Solo. Dia juga telah menjadi Eyang kakung dari cucu yang lahir dari anak-anak tercintanya. Kerinduannya pada Yogyakarta dapat dilepaskan setiap Sabtu dan Minggu, di rumahnya yang bernuansa Jawa di desa Randu Jayan, Pakem, Yogyakarta. Beberapa buku kumpulan puisi, dan tulisan bernuansa kritik sosial dan spiritual yang ditulisnya kemudian, diterbitkan dalam kurun waktu 2000 sampai 2007, sebelum dia terkena stroke dan beristirahat menulis sementara menunggu penyembuhan fisiknya. (Penerbit Kayoman, 2011) Darmanto Jatman mengaku selalu rindu Yogyakarta. Darmanto Jatman wafat pada tanggal 13 Januari 2018 di Semarang, setelah kira-kira 11 tahun menderita stroke.

Review Pembaca (0)

Belum ada review

Testimoni Pembeli (0)

Belum ada testimoni

Buku Terkait
Ayo pesan sekarang!