Natsume Sõseki (1867-1916) dikenal sebagai pengarang terkemuka periode Meiji, merupakan perwajahan awal sastra modern Jepang. Gaya prosanya satir lembut dengan nada kesepian namun tidak berlebih, rapi ungkap serta apa adanya disukai pembaca Jepang hingga hari ini. Lulus dari Universitas Imperial pada 1893, dia kemudian mengajar bahasa Inggris di sekolah menengah.
Berbagai karya Natsume Sõseki memiliki kekhasan. Yang paling terkenal di antaranya adalah Kokoro: Botchan: dan Wagahai wa neko de aru, Dia mengembuskan napas terakhir pada tahun 1916. Puluhan tahun kemudian, sebagai bentuk penghormatan, potret Söseki dijadikan latar uang pecahan 1000 yen mulai dari 1984 sampai 2004.