Penerbit Buku

Untitled (600 × 250 px)

Junichiro Tanizaki

Lahir di Tokyo tahun 1886. Merupakan pengarang terdepan akhir Meiji, Taisho, sampai era Showa dan ditahbiskan sebagai salah satu pengarang modern terbesar Jepang. Memulai debutnya pada 1909 dengan menerbitkan sebuah drama satu babak. la tinggal di Tokyo sampai pindah ke Kyoto pada 1923. Tanizaki mulai dikenal setelah kepindahannya ke Kyoto akibat gempa bumi dahsyat Kanto. Gempa yang menghancurkan banyak tempat bersejarah dan kawasan permukiman di Tokyo menyebabkan minat dirinya berubah. Dari kecintaan terhadap Barat dan modernitas, Tanizaki beralih kepada estetisisme Jepang, terutama kebudayaan Kansai. Novel pertamanya yang ditulis pascagempa adalah Naomi (1924-1925). Novel itu disambut baik oleh pembaca, bercerita tentang perempuan remaja yang dipaksa terbaratkan oleh walinya yang begitu terobsesi padanya. Novel Quicksand (1928-1929) mengisahkan hubungan sejenis dua wanita modern dari kalangan atas Osaka. Dan karya berikutnya adalah Some Prefer Nettles (1928-1929) tentang penemuan jati diri bertahap seorang lelaki asal Tokyo yang tinggal di sekitar Osaka, sehubungan dengan pengaruh Barat. Kebangkitan kembali minat Tanizaki dalam sastra Jepang terpantik pada penerjemahan Hikayat Genji ke bahasa modern di tengah berlangsungnya Perang Pasifik. la juga menulis novel yang di kemudian hari menjadi adikarya, yaitu Sasameyuki yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai The Makioka Sisters (1943-1948). Tanizaki meninggal dunia pada 1965. Setelah itu, untuk menghormati kepengarangannya, dibuatlah Penghargaan Tanizaki bagi karya fiksi dan drama.

Ayo pesan sekarang!