Penerbit Buku

Untitled (600 × 250 px)

Akhmad Idris

Seorang lelaki lulusan Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang terdampar di Bumi dengan selamat Sentosa pada tanggal 1 Februari 1994. Saat ini menjadi seorang dosen bahasa Indonesia di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa dan Sastra Satya Widya Surabaya dan STKIP Bina Insan Mandiri Surabaya. Karya solonya yang telah diterbitkan adalah buku kumpulan esai dengan judul Wasiat Nabi Khidir untuk Rakyat Indonesia (2020), Permainan Metafora dalam Karya Sastra (2022), Esai-Esai Ringan tentang Keislaman (2022), Candirejo dan Variasi Literasi (2022), Teruntuk Kamu yang Kusebut Perempuan (2023), dan Cinta dan Pala (2023). Pada tahun 2020 ia lolos dalam seleksi terbuka peserta Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia (MUNSI) yang ke-3 yang diadakan oleh Balai Bahasa. Baru-baru ini naskahnya terpilih dalam 15 naskah pilihan sayembara kajian literasi terapan berbasis konten lokal yang diadakan oleh Perpusnas RI. Tulisan-tulisannya sering dimuat di media nasional maupun lokal. Cerpennya pernah meraih Juara 2 Kategori Umum dalam lomba penulisan cerpen yang diadakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata jawa Timur pada tahun 2021. Esainya yang berjudul Kasidah Burdah, Lara, dan Nusantara lolos kurasi dalam undangan terbuka yang diadakan oleh Komunitas Salihara untuk Festival Sastra Salihara 2021. Esai tentang batik Pariangan meraih predikat Juara 2 pada lomba menulis yang diadakan Bank Indonesia Tasikmalaya. Esai tentang rempah-rempah menjadi terbaik ke-3 pada sayembara menulis sedunia yang diadakan oleh Wangsamudar dan BPCP Jambi. Esainya tentang kuliner juga meraih Juara 1 dalam kompetisi yang diadakan Qraved. Beberapa artikel ilmiah juga pernah dimuat di dalam Jurnal Nasional dan Internasional.

Ayo pesan sekarang!