MENULIS merupakan bagian dari keterampilan yang harus sering dilatih dengan pembiasaan-pembiasaan. Membangun kebiasaan positif dalam menulis merupakan suatu hal yang perlu dilatih bagi beberapa penulis pemula agar hasil tulisannya sesuai dengan yang diharapkan. Sastrawan sekaligus penulis, Ayu Utami, menyebutkan bahwa kegiatan menulis merupakan kegiatan berbahasa. Kegiatan berbahasa dalam menulis merupakan aktivitas berpikir dan menjadi bagian dari bersikap. Secara singkat, menulis sama dengan bersikap. Penyikapan tersebut merupakan respon, baik secara sosial maupun intelektual, terhadap yang terjadi, pengalaman-pengalaman yang sudah atau sedang dilalui, atau bacaan-bacaan yang telah atau sedang dibaca.
Membangun kebiasaan positif dalam menulis menjadi kian penting sebab menulis merupakan bagian dari berbahasa, berpikir, dan bersikap. Hal tersebut karena menulis tidak hanya memerlukan pengetahuan, tetapi juga menjadi cara bagi penulis dalam mengemukakan dan berkomunikasi dengan pembaca melalui tulisannya. Semua hal tersebut perlu pembiasaan-pembiasaan yang baik dan positif. Yuk, simak beberapa cara untuk membangun kebiasaan positif dalam menulis.
- Menulis Setiap Hari sebagai Pemicu
Cara membangun kebiasaan positif dalam menulis yang pertama adalah menulis setiap hari sebagai pemicu. Kamu dapat memulainya dengan free writing, yaitu menuliskan semua hal yang terlintas dipikiran, semua hal yang dirasakan, kejadian-kejadian unik hari ini, pengalaman-pengalaman yang sulit dilupakan, dan sebagainya.
Menulis buku harian juga dapat dijadikan sebagai pemicu untuk melatih merangkai kata-kata, menentukan topik yang ingin ditulis, membuat paragraf yang kohesif, dan melatih keterampilan menulis dengan beragam gaya penulisan. Hal tersebut dapat menjadi pemicu yang baik dan tentunya akan menjadi pembiasaan yang positif di kemudian hari. - Temukan Tujuan Menulis
Menentukan tujuan menulis juga tak kalah penting untuk membingkai diri menjadi penulis, seperti yang diharapkan. Apakah kamu menulis untuk dirimu sendiri? Apakah kamu menulis untuk memperkaya pengetahuan dan ikut andil dalam peradaban manusia? Atau apakah kamu menulis untuk dibaca banyak orang? Segera tentukan tujuan menulismu untuk membangun kedisiplinan menjadi kebiasaan yang positif. - Pasang Target
Tips untuk membangun kebiasaan positif dalam menulis adalah memasang target tulisan secara perlahan-lahan. Misalanya, menulis 300 kata tiap hari. Bagi sebagian orang, menulis 300 kata itu mudah, tetapi akan sangat sulit bagi sebagian orang lainnya.
Kamu tidak harus memasang target 1000 kata setiap hari secara langsung. Buatlah target dari hal yang paling mudah dan bertahap untuk membangun kebiasaan-kebiasaan yang positif. Dengan demikian, kamu akan terbiasa dengan target-target tersebut. Menulis dengan target juga akan menambah kepercayaan diri saat menulis sehingga keterampilan pun akan meningkat secara perlahan. - Tentukan Waktu Kreatifmu
Beberapa orang ada yang dapat menulis pada waktu-waktu tertentu. Kadang ada yang merasa sangat kreatif sehingga ide akan mengalir sangat deras di pagi hari (morning people) atau malam hari (night owl). Tentukan waktu kreatifmu dan mulailah berlatih dengan teratur. - Bergabung dengan Komunitas Menulis
Bergabung dengan komunitas menulis dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri dan semangat dalam berkarya. Kamu akan mendapatkan suntikan motivasi baru dari orang-orang yang sama-sama sedang berjuang menyelesaikan tulisannya. Selain itu, komunitas menulis menjadi ruang untuk berbagi informasi, saling memberi masukan, dan memunculkan inspirasi dalam proses menulis.
Bergabung dalam komunitas yang tepat akan membuatmu lebih mudah untuk membangun kebiasaan menulis yang positif. Hal tersebut karena lingkungan dan circle yang kamu miliki saling mendukung melalui support system yang baik. - Perbanyak Membaca dan Berdiskusi
Membaca adalah aktivitas wajib yang harus dilakukan sebelum kamu memulai aktivitas menulis. Dengan membaca, perbendaharaan kosa katamu akan bertambah sehingga keterampilan menulismu pun akan semakin meningkat. Selain memperbanyak membaca, perbanyak pula berdiskusi dengan orang-orang ataupun teman-temanmu di komunitas menulis. Dengan banyak berdiskusi, kamu akan mendapatkan ragam pendapat dan pandangan yang berbeda dari dirimu sendiri. Hal tersebut bagus untuk meningkatkan kepekaan artistikmu. - Rajin Berlatih
Selain itu, kamu juga harus rajin berlatih dengan serius dan disiplin. Gunakan waktumu untuk terus berlatih teknik, membaca banyak buku, berdiskusi, dan mempertajam kepekaan artistikmu. Kuncinya adalah konsisten dalam berlatih. Buah dari konsisten dapat menjadi pintu utama dalam membangun kebiasaan positif menulis. - Membuat Catatan Kecil
Biasakan pula untuk selalu membuat catatan kecil saat ide atau inspirasi datang. Kita tahu bahwa ingatan kita terbatas. Karena itu, buat catatan-catatan kecil sebagai bank kata atau bank karya yang dapat membantu ingatanmu. Entah ingat dengan idemu atau ingat untuk menyelesaikan tulisan agar tidak ditunda-tunda terus. Selain itu, catatan kecil juga dapat membantu untuk menyelesaikan masalah dengan tulisan dan menghindari kesalahan dalam penulisan. - Buat Kerangka dan Pisahkan dengan Proses Mengedit
Selanjutnya, membuat kerangka tulisan atau outline. Kebiasaan ini bersifat opsional. Namun, bagi sebagian orang membuat kerangka dapat memberikan batasan agar tulisan tidak terlalu jauh dari topik utama yang telah dibuat. Selain itu, pastikan kamu menulis hingga selesai terlebih dahulu baru kemudian memeriksa kembali dengan melakukan self-editing. Mencampuradukkan proses menulis dan proses mengedit tidaklah baik. Hasil tulisan akan lama selesai, terlebih lagi ketika inspirasi masih suka mood-mood-an, datang dan pergi.
Itulah beberapa cara membangun kebiasaan positif dalam menulis. Kami yakin dengan banyak membaca dan berlatih, kamu dapat menjadi penulis profesional yang karyanya dapat mewarnai dunia perbukuan. Untuk itu, yuk segera selesaikan tulisanmu dan kami siap untuk menerbitkannya menjadi sebuah buku!
Pemeriksa aksara: Mikha Kurniawati