Penerbit Buku

Untitled (600 × 250 px)

Sepucuk Alpaca dan Seekor Pistol (Sepuluh Cerita)

Rp42.000

Sepuluh cerita dalam buku ini dibuka dengan babak-babak tragis tentang persahabatan yang hancur oleh ambisi kekuasaan, seperti kisah Mayor Fransisco Soledad yang harus menghadapi tiang gantungan di tangan sahabat masa kecilnya sendiri, Armando Diaz. Narasi berlanjut ke Medellin tahun 1994, di mana kekecewaan seorang penggemar sepak bola atas gol bunuh diri Andres Escobar berubah menjadi saksi bisu sebuah eksekusi berdarah di depan klub malam.
Tak hanya soal militer dan olahraga, buku ini juga mengeksplorasi sisi gelap psikologis dalam cerita seperti “Perburuan” yang mengisahkan seorang pensiunan tentara dengan hobi mengerikan mengoleksi kepala manusia, serta “Suatu Ketika di Budapest”, sebuah jamuan makan malam yang menyimpan rahasia mutilasi dan balas dendam atas perselingkuhan. Ada pula kisah “Romansa Tanah Hindia” yang memotret kesetiaan seorang istri pribumi terhadap suaminya yang berkebangsaan Belanda di tengah kekejaman pendudukan Jepang.
Dengan gaya bahasa yang lugas namun penuh tekanan emosional, Penulis menyajikan spektrum kemanusiaan yang sering kali berakhir dengan kepiluan seperti biola Maria Delena yang terus bersenandung setelah kematiannya, hingga analogi tragis seekor ayam yang harus mati hanya karena sudah dianggap tak lagi berguna. Kumpulan cerita ini adalah sebuah perenungan tentang betapa tipisnya jarak antara cinta dan kebencian, serta pahlawan dan pengkhianat.

Sepucuk Alpaca dan Seekor Pistol (Sepuluh Cerita)

Rp42.000

Sepuluh cerita dalam buku ini dibuka dengan babak-babak tragis tentang persahabatan yang hancur oleh ambisi kekuasaan, seperti kisah Mayor Fransisco Soledad yang harus menghadapi tiang gantungan di tangan sahabat masa kecilnya sendiri, Armando Diaz. Narasi berlanjut ke Medellin tahun 1994, di mana kekecewaan seorang penggemar sepak bola atas gol bunuh diri Andres Escobar berubah menjadi saksi bisu sebuah eksekusi berdarah di depan klub malam.
Tak hanya soal militer dan olahraga, buku ini juga mengeksplorasi sisi gelap psikologis dalam cerita seperti “Perburuan” yang mengisahkan seorang pensiunan tentara dengan hobi mengerikan mengoleksi kepala manusia, serta “Suatu Ketika di Budapest”, sebuah jamuan makan malam yang menyimpan rahasia mutilasi dan balas dendam atas perselingkuhan. Ada pula kisah “Romansa Tanah Hindia” yang memotret kesetiaan seorang istri pribumi terhadap suaminya yang berkebangsaan Belanda di tengah kekejaman pendudukan Jepang.
Dengan gaya bahasa yang lugas namun penuh tekanan emosional, Penulis menyajikan spektrum kemanusiaan yang sering kali berakhir dengan kepiluan seperti biola Maria Delena yang terus bersenandung setelah kematiannya, hingga analogi tragis seekor ayam yang harus mati hanya karena sudah dianggap tak lagi berguna. Kumpulan cerita ini adalah sebuah perenungan tentang betapa tipisnya jarak antara cinta dan kebencian, serta pahlawan dan pengkhianat.

  • Detail Buku
  • Tentang Penulis
  • Review Buku
  • Testimoni

Penulis Sigit Candra Lesmana

Penerjemah -

Dimensi12,5 x 18 cm

Tebal80

CetakanCetakan pertama, 2026

ISBN/QRCBN-

FinishingSoft Cover

Stok Tersedia

Data penulis belum ditambahkan. Silakan hubungkan kontributor pada produk ini.

Review Pembaca (0)

Belum ada review

Testimoni Pembeli (0)

Belum ada testimoni

Buku Terkait
Ayo pesan sekarang!