CERITA PEMBINA PRAMUKA TELADAN SMP N 10 SALATIGA ANTOLOGI CERITA
Rp99.000
Praja Muda Karana (Pramuka) bukan sekadar kegiatan baris-berbaris atau berkemah di akhir pekan, memiliki arti “Jiwa Muda yang Suka Berkarya” guna membentuk pemuda berakhlak mulia, mandiri, dan peduli. Sebab itu, Pramuka adalah laboratorium kehidupan tempat karakter, logika, dan modal sosial yang ditempa secara bersamaan.
Seperti dalam buku Cerita Pembina Pramuka Taladan ini memuat pengalaman dan implementasi para guru dari berbagai disiplin ilmu mengaplikasikan serta membuktikan bahwa ilmu dalam pelajaran di kelas terintegrasi secara harmonis dengan nilai-nilai kepramukaan.
Misal dalam sebuah regu, perbedaan karakter dan kemampuan bukanlah penghalang, melainkan kesatuan yang saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama. Saat berada di alam bebas, ego adalah musuh terbesar. Hujan turun dan tenda bocor, tidak ada waktu untuk saling menyalahkan. Di sinilah karakter gotong royong dan empati terbentuk melalui pembagian peran tentang siapa yang harus menarik tali tenda dan siapa yang menyelamatkan barang-barang.
CERITA PEMBINA PRAMUKA TELADAN SMP N 10 SALATIGA ANTOLOGI CERITA
Rp99.000
Praja Muda Karana (Pramuka) bukan sekadar kegiatan baris-berbaris atau berkemah di akhir pekan, memiliki arti “Jiwa Muda yang Suka Berkarya” guna membentuk pemuda berakhlak mulia, mandiri, dan peduli. Sebab itu, Pramuka adalah laboratorium kehidupan tempat karakter, logika, dan modal sosial yang ditempa secara bersamaan.
Seperti dalam buku Cerita Pembina Pramuka Taladan ini memuat pengalaman dan implementasi para guru dari berbagai disiplin ilmu mengaplikasikan serta membuktikan bahwa ilmu dalam pelajaran di kelas terintegrasi secara harmonis dengan nilai-nilai kepramukaan.
Misal dalam sebuah regu, perbedaan karakter dan kemampuan bukanlah penghalang, melainkan kesatuan yang saling melengkapi untuk mencapai tujuan bersama. Saat berada di alam bebas, ego adalah musuh terbesar. Hujan turun dan tenda bocor, tidak ada waktu untuk saling menyalahkan. Di sinilah karakter gotong royong dan empati terbentuk melalui pembagian peran tentang siapa yang harus menarik tali tenda dan siapa yang menyelamatkan barang-barang.
- Detail Buku
- Tentang Penulis
- Review Buku
- Testimoni
Penulis Ratna Dhianawati, dkk
Penerjemah -
Dimensi14x21 cm
Tebal160
Cetakan-
ISBN/QRCBN-
Finishingsoft cover
Stok Tersedia
Data penulis belum ditambahkan. Silakan hubungkan kontributor pada produk ini.
Review Pembaca (0)
Belum ada review
Testimoni Pembeli (0)
Belum ada testimoni
