Karier Profesional Perempuan Dalam Perspektif al-Qur’an
Rp90.000
| Karier perempuan masih terus menjadi topik yang tak henti dibicarakan. Seolah karier menjadi suatu yang mahal bagi perempuan, terutama perempuan yang masih ingin mengabdikan diri pada keluarga, bagi perempuan jenis ini, karier memang benar-benar menjadi barang mahal. Terjadi perbedaan pendapat dikalangan mufassir mengenai boleh tidaknya perempuan untuk berkarier di luar rumah, Al-Qurthubî, Ibnu Mas’ud berpendepat bahwa perempuan hendaknya berkarier di dalam rumah. Sementara Ibnu Katsir, Hamka, Muhammad Quraish Shihab berpendapat bahwa, perempuan tidak dilarang berkarier di luar rumah, namun Islam tidak mendorong hal tersebut, berkarier di dalam rumah adalah tempat yang lebih utama. Sementara dikalangan feminis, seperti Ashghar Ali Enginer berpendapat bahwa tidak ada larangan perempuan untuk berkarier baik di dalam rumah maupun di luar rumah.
|
Karier Profesional Perempuan Dalam Perspektif al-Qur’an
Rp90.000
| Karier perempuan masih terus menjadi topik yang tak henti dibicarakan. Seolah karier menjadi suatu yang mahal bagi perempuan, terutama perempuan yang masih ingin mengabdikan diri pada keluarga, bagi perempuan jenis ini, karier memang benar-benar menjadi barang mahal. Terjadi perbedaan pendapat dikalangan mufassir mengenai boleh tidaknya perempuan untuk berkarier di luar rumah, Al-Qurthubî, Ibnu Mas’ud berpendepat bahwa perempuan hendaknya berkarier di dalam rumah. Sementara Ibnu Katsir, Hamka, Muhammad Quraish Shihab berpendapat bahwa, perempuan tidak dilarang berkarier di luar rumah, namun Islam tidak mendorong hal tersebut, berkarier di dalam rumah adalah tempat yang lebih utama. Sementara dikalangan feminis, seperti Ashghar Ali Enginer berpendapat bahwa tidak ada larangan perempuan untuk berkarier baik di dalam rumah maupun di luar rumah.
|
