Denny JA Sufi Modern Era AI
Rp170.000
Memang benar, Denny hidup di era kecerdasan artifisial. Kita semua hidup di dalamnya. Secara kronologis, kita berada dalam fase sejarah yang disebut revolusi digital gelombang ketiga—era algoritma, big data, dan mesin pembelajar. Jika hanya itu maksudnya, maka lebih tepat menambahkan kata “di”: Sufi Modern di Era AI. Tetapi buku ini tidak sedang menunjuk waktu. Buku ini sedang menunjuk relasi. Sufi modern di era AI banyak. Kita mengenal cendekiawan Muslim seperti Emha Ainun Najib, Haidar Bagir, Budhy Munawar-Rachman, atau Mustofa Bisri. Mereka hidup dan berkarya dalam zaman digital. Mereka menyuarakan spiritualitas di tengah dunia yang makin rasional dan teknologis.
Denny JA Sufi Modern Era AI
Syaefudin Simon
170.000
Denny JA Sufi Modern Era AI
Rp170.000
Memang benar, Denny hidup di era kecerdasan artifisial. Kita semua hidup di dalamnya. Secara kronologis, kita berada dalam fase sejarah yang disebut revolusi digital gelombang ketiga—era algoritma, big data, dan mesin pembelajar. Jika hanya itu maksudnya, maka lebih tepat menambahkan kata “di”: Sufi Modern di Era AI. Tetapi buku ini tidak sedang menunjuk waktu. Buku ini sedang menunjuk relasi. Sufi modern di era AI banyak. Kita mengenal cendekiawan Muslim seperti Emha Ainun Najib, Haidar Bagir, Budhy Munawar-Rachman, atau Mustofa Bisri. Mereka hidup dan berkarya dalam zaman digital. Mereka menyuarakan spiritualitas di tengah dunia yang makin rasional dan teknologis.
Denny JA Sufi Modern Era AI
Syaefudin Simon
170.000
