Penerbit Buku

Untitled (600 × 250 px)

Botchan

Rp80.000

Botchan, karya klasik Natsume Sōseki dianggap sebagai prosa ciamik penanda awal kesusastraan modern Jepang. Kisah karangan Natsume Sōseki ini sangat populer di Jepang, dinikmati dari kalangan muda maupun tua. Mengisahkan tentang guru muda yang ditempatkan di sekolah pelosok. Sifatnya yang blak-blakan dan benci kepura-puraan kerap membuatnya mengalami kesulitan. Mengalami berbagai kejadian, mulai dari kenakalan para murid, sampai tipu muslihat orang dewasa, bagaimanakah kisah lengkap Botchan dalam menjalankan peran sebagai pendidik di wilayah yang tertinggal?

Botchan

Rp80.000

Botchan, karya klasik Natsume Sōseki dianggap sebagai prosa ciamik penanda awal kesusastraan modern Jepang. Kisah karangan Natsume Sōseki ini sangat populer di Jepang, dinikmati dari kalangan muda maupun tua. Mengisahkan tentang guru muda yang ditempatkan di sekolah pelosok. Sifatnya yang blak-blakan dan benci kepura-puraan kerap membuatnya mengalami kesulitan. Mengalami berbagai kejadian, mulai dari kenakalan para murid, sampai tipu muslihat orang dewasa, bagaimanakah kisah lengkap Botchan dalam menjalankan peran sebagai pendidik di wilayah yang tertinggal?

  • Detail Buku
  • Tentang Penulis
  • Review Buku
  • Testimoni

Penulis Natsume Soseki

Penerjemah -

Dimensi14 cm x 20 cm

Tebal304 halaman

Cetakanpertama, 2026

ISBN/QRCBN-

FinishingSoft Cover

Stok 0 pcs

Natsume Soseki

Natsume Sõseki (1867-1916) dikenal sebagai pengarang terkemuka periode Meiji, merupakan perwajahan awal sastra modern Jepang. Gaya prosanya satir lembut dengan nada kesepian namun tidak berlebih, rapi ungkap serta apa adanya disukai pembaca Jepang hingga hari ini. Lulus dari Universitas Imperial pada 1893, dia kemudian mengajar bahasa Inggris di sekolah menengah. Berbagai karya Natsume Sõseki memiliki kekhasan. Yang paling terkenal di antaranya adalah Kokoro: Botchan: dan Wagahai wa neko de aru, Dia mengembuskan napas terakhir pada tahun 1916. Puluhan tahun kemudian, sebagai bentuk penghormatan, potret Söseki dijadikan latar uang pecahan 1000 yen mulai dari 1984 sampai 2004.

Review Pembaca (0)

Belum ada review

Testimoni Pembeli (0)

Belum ada testimoni

Buku Terkait
Ayo pesan sekarang!
add_action('wp_footer', function() { ?>